Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kesehatan

Cegah Resistensi Kuman: DWP Bulukumba Dorong Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Benar

×

Cegah Resistensi Kuman: DWP Bulukumba Dorong Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Benar

Share this article
IMG 20251120 WA0127
Example 468x60

Bulukumba, I-Todays.com – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan antibiotik secara tepat kembali digaungkan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bulukumba.

Melalui penyuluhan bertema “Penggunaan Antibiotik yang Bijak”, DWP menghadirkan dr. Utma Laela Warka, Sp.MK, spesialis Mikrobiologi Klinik RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja, untuk memberi edukasi mendalam kepada para pengurus DWP.

Example 300x600

Penyuluhan berlangsung di Ruang Rapat

Sekretaris Daerah dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan rutin DWP Tahun 2025, pada Kamis (20/11). Para peserta tampak antusias mengikuti materi, terutama terkait cara konsumsi antibiotik yang benar dan aman.

dr. Utma menjelaskan bahwa kesalahan penggunaan antibiotik masih banyak ditemukan di masyarakat, termasuk konsumsi tanpa resep dan menghentikan obat sebelum waktunya.

“Jika obat diresepkan 3 kali sehari, artinya harus diminum setiap 8 jam. Dan obat harus dihabiskan untuk mencegah resistensi kuman,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memperhatikan waktu konsumsi, reaksi alergi yang mungkin muncul, serta perlunya konsultasi ke dokter saat terjadi efek samping. Data penggunaan antimikroba di tingkat komunitas turut dipaparkan, menunjukkan kecenderungan pembelian antibiotik bebas yang berkontribusi pada meningkatnya resistensi kuman.

Melalui kegiatan ini, DWP Bulukumba berharap para anggotanya mampu menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Ketua DWP Kabupaten Bulukumba, Ny. Intang Ali Saleng,

menegaskan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam membangun perilaku kesehatan yang benar.

“Literasi antibiotik sangat penting. Kami berharap ibu-ibu bisa menerapkan dan menyebarkan edukasi ini,” ujarnya.

Penyuluhan ditutup dengan diskusi ringan dan sesi tanya jawab, lalu dilanjutkan dengan arisan rutin yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.

(Redaksi)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)