Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Video Penolakan Pemakaman Viral, Warga Grogol Tulangan Klarifikasi Isu Penolakan Jenazah

×

Video Penolakan Pemakaman Viral, Warga Grogol Tulangan Klarifikasi Isu Penolakan Jenazah

Share this article
Screenshot 20251217 220036 Gallery
Tangkapan layar dari video warga Grogol Tulangan yang memperlihatkan saat jenazah akan dikembalikan kerumah duka
Example 468x60

Sidoarjo – Suasana duka di Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, mendadak berubah menjadi perhatian publik setelah beredar video penolakan pemakaman jenazah yang viral di media sosial, Rabu (17/12/2025) pagi. Peristiwa tersebut memicu beragam spekulasi dan reaksi dari warganet.

Dalam video yang beredar luas, disebutkan adanya penolakan warga terhadap proses pemakaman di makam Desa Grogol. Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan bahwa penolakan terjadi karena adanya persoalan akses jalan menuju area pemakaman.

Example 300x600

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media I-Todays, kejadian itu berlangsung di area makam Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu pagi. Video tersebut sempat menimbulkan kesalahpahaman seolah-olah warga menolak jenazah untuk dimakamkan di desa setempat.

Salah satu warga Desa Grogol, Rangga, meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa penolakan bukan ditujukan kepada jenazah, melainkan disebabkan adanya konflik internal terkait akses jalan menuju makam.

“Penolakan itu bukan karena warga tidak mau jenazah dimakamkan di sini. Masalahnya murni soal akses jalan ke makam yang sedang bermasalah,” ujar Rangga saat dikonfirmasi.

Rangga menjelaskan, persoalan tersebut melibatkan dua pihak, yakni Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan warga yang tinggal di sekitar area pemakaman. Menurutnya, sebelumnya tidak pernah ada masalah terkait pemakaman di lokasi tersebut.

“Awalnya aman-aman saja, adem ayem. Bahkan sebelumnya warga perumahan, tetangga saya yang meninggal, juga dimakamkan di situ. Namun belakangan terjadi permasalahan antara BPD dan warga sekitar makam, sehingga akhirnya akses jalan ditutup,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rangga menambahkan bahwa jenazah yang hendak dimakamkan merupakan warga pendatang yang telah lama tinggal di Desa Grogol dan secara administrasi sudah tercatat sebagai warga setempat. “Beliau pendatang seperti saya, bukan asli orang Grogol, tapi KTP sudah pindah ke sini dan ikut paguyuban Grogol,” tambahnya.

Akibat akses jalan yang tertutup, proses pemakaman akhirnya dialihkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Praloyo. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah desa maupun BPD setempat terkait penyelesaian konflik akses jalan menuju makam Desa Grogol tersebut. (rif)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)