Sidoarjo – Pengerjaan proyek crossing jembatan di Jalan Trosobo yang sempat mengalami keterlambatan dari batas waktu kontrak pada 28 November 2025 kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Proyek pelebaran jembatan dari 2 meter menjadi 6 meter tersebut, bertujuan untuk penanggulangan banjir, dan diharapkan segera rampung agar dapat kembali digunakan secara normal oleh masyarakat.
Pantauan awak media I-Todays di lokasi proyek, Kamis (25/12/2025), menunjukkan bahwa untuk ruas jalan arah Surabaya di sisi barat jembatan telah selesai dilakukan pengaspalan. Sementara itu, di sisi timur jembatan terlihat alat berat masih beroperasi untuk melakukan pemadatan urukan tanah sebagai persiapan tahap akhir pengaspalan.

Mandor Pelaksana proyek dari PT Barokah Abadi, Agung, menjelaskan bahwa secara keseluruhan progres pekerjaan telah mendekati penyelesaian. Ia memastikan bahwa seluruh tahapan teknis yang tersisa sedang dikebut agar jembatan dapat segera difungsikan kembali.
“Untuk saat ini pengerjaan sudah mencapai tahap akhir. Nanti malam insyaallah akan dilakukan pengaspalan, dan diusahakan dalam satu atau dua hari ini jalan sudah bisa dibuka kembali,” terang Agung saat dikonfirmasi.
Terkait molornya jadwal pengerjaan, Agung mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah kendala di luar prediksi awal. Salah satunya adalah faktor cuaca yang kurang mendukung selama proses pengerjaan berlangsung.
“Molornya pengerjaan karena kita terkendala cuaca, hampir setiap hari hujan sehingga pekerjaan cukup terhambat. Selain itu, saat akan dilakukan pengecoran lantai dasar, tanah di bawah aspal lama sempat ambrol dua kali, sehingga harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengecoran ulang,” ujarnya.
Agung menambahkan, kontur tanah yang relatif gembur serta tergerus aliran air sungai di samping deck jembatan turut menjadi penyebab terjadinya ambrolan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan selama proses pengerjaan. “Kami mohon maaf kepada masyarakat atas molornya proyek ini dan kemacetan yang terjadi kurang lebih selama tiga bulan,” pungkasnya.
Dengan segera rampungnya proyek crossing jembatan ini, diharapkan dapat menjadi solusi banjir yang hampir setiap tahun melanda wilayah Kecamatan Taman meliputi Desa Bringinbendo, Sidodadi, Kramatjegu, dan sekitarnya. Selain itu, akses Jalan Trosobo baik yang mengarah ke Krian maupun Surabaya dipastikan akan kembali normal dan lancar. (rif)












