Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Tristiantoro Adi Wibowo Ambil Langkah Antisipatif: Ruang Khusus Disiapkan untuk Tahanan Kasus LGBT Positif HIV

×

Tristiantoro Adi Wibowo Ambil Langkah Antisipatif: Ruang Khusus Disiapkan untuk Tahanan Kasus LGBT Positif HIV

Share this article
IMG 20260106 WA0170
Example 468x60

Surabaya, i-todays.com – Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya di Medaeng mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan ruang hunian khusus bagi tahanan yang terjerat kasus kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender atau LGBT. Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya menjaga keamanan serta perlindungan kesehatan seluruh warga binaan, menyusul hasil pemeriksaan medis yang menyatakan puluhan tahanan positif HIV.

Kepala Rutan Medaeng, Tristiantoro Adi Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan ruang khusus bagi 34 tahanan kasus pesta gay yang diamankan Polrestabes Surabaya pada 18 November 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang dinyatakan positif HIV berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan.

Example 300x600

“Kami menyiapkan ruang hunian khusus sebagai langkah antisipasi setelah menerima informasi hasil pemeriksaan kesehatan yang menyatakan 29 tahanan positif HIV. Ini dilakukan demi keselamatan dan kesehatan bersama,” ujar Tristiantoro, Selasa (6/1/2026).

Tristiantoro menjelaskan penempatan khusus tersebut dilakukan untuk meminimalisasi potensi penularan penyakit menular di dalam lingkungan rutan. Selain itu, langkah ini juga dimaksudkan untuk mencegah terjadinya gesekan sosial maupun kerawanan keamanan antar sesama warga binaan.

“Penempatan ini sama sekali bukan bentuk diskriminasi. Tujuan utamanya adalah perlindungan kesehatan dan keamanan, baik bagi tahanan yang bersangkutan maupun warga binaan lainnya,” tegasnya.

Ia memastikan, seluruh tahanan yang ditempatkan di ruang khusus tetap memperoleh hak yang sama sebagaimana warga binaan lainnya. Hak tersebut meliputi pelayanan kesehatan, pendampingan, serta pemenuhan kebutuhan dasar selama menjalani masa penahanan.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Rutan Medaeng juga secara rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan serta memberikan edukasi mengenai penyakit menular. Program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat.
“Pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi terus kami lakukan agar seluruh warga binaan memahami pentingnya pencegahan penyakit menular,” tambah Tristiantoro.

Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk menjaga kondusivitas serta stabilitas keamanan di dalam rutan. Pihak Rutan Medaeng berharap langkah preventif tersebut dapat meminimalisasi potensi konflik, perundungan, maupun pelanggaran tata tertib di lingkungan pemasyarakatan.

Rutan Medaeng menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan sistem pemasyarakatan yang humanis, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta memastikan setiap warga binaan mendapatkan perlakuan yang adil dan bermartabat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(Rif)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)