Sidoarjo, I-Todays.com – Aksi nekat dua remaja mencuri sepeda motor di kawasan Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, berakhir tragis. Belum sempat kabur jauh, keduanya berhasil diringkus berkat kesigapan warga dibantu petugas Unit Reskrim Polsek Buduran yang segera datang ke lokasi setelah menerima laporan. Peristiwa ini sontak menjadi perhatian warga sekitar karena berlangsung di siang bolong.
Dua pelaku tersebut diketahui bernama Muhibbur Rosul (26), warga Rusun Sombo, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, dan Ach Sehron (25), warga Dusun Kanginan, Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polsek Buduran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Buduran Kompol Subadri membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, penangkapan kedua pelaku merupakan hasil kolaborasi cepat antara masyarakat dan aparat kepolisian.
“Benar, kami telah mengamankan dua tersangka pencurian motor di wilayah Entalsewu. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Subadri saat dikonfirmasi awak media i-todays, Sabtu (1/11/2025).
Aksi pencurian itu terjadi pada Kamis (30/10) sekitar pukul 13.15 WIB di teras rumah warga bernama Lucky (32), yang tinggal di RT 10/RW 03 Desa Entalsewu. Saat tengah beristirahat di kamar depan, Lucky mendengar suara mencurigakan di luar rumah. Ia pun bergegas keluar untuk memastikan.
Betapa terkejutnya Lucky saat melihat salah satu pelaku tengah berusaha menyalakan motornya, Honda Beat bernopol W 2542 NAP, menggunakan kunci palsu. Menyadari motornya hendak dicuri, ia spontan berteriak keras sambil meneriakkan kata “Maling! Maling!” untuk menarik perhatian warga sekitar.
Salah satu pelaku yang panik langsung berlari menuju rekannya yang sudah menunggu di atas Honda Vario merah bernopol L 5393 BS. Namun, korban berhasil menarik jaket pelaku hingga terjatuh. Warga yang mendengar teriakan korban pun berdatangan dan membantu menangkap kedua pelaku di tempat kejadian.
Karena kesal dengan maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah mereka, sejumlah warga sempat meluapkan amarahnya hingga kedua pelaku mengalami luka lebam. Beruntung, Unit Reskrim Polsek Buduran segera datang ke lokasi dan mengamankan keduanya agar tidak menjadi sasaran amuk massa lebih lanjut.
“Kedua tersangka mengakui terus terang bahwa mereka berniat mencuri sepeda motor tersebut. Kami juga menyita sejumlah barang bukti,” ungkap Kompol Subadri.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit motor Honda Beat milik korban, motor Honda Vario merah milik pelaku, serta seperangkat kunci palsu dan mata kunci pipih yang digunakan dalam aksi tersebut.
Menurut hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku memiliki peran masing-masing. Muhibbur Rosul bertugas sebagai eksekutor atau pemetik motor, sedangkan Ach Sehron menyiapkan kunci palsu dan memantau situasi di sekitar lokasi kejadian.
“Kami akan terus mengembangkan penyelidikan ini. Tidak menutup kemungkinan ada TKP lain yang melibatkan pelaku,” tegas Subadri.
Kini, kedua pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi masih mendalami apakah keduanya merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor lintas wilayah. Sementara itu, warga Entalsewu berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar masyarakat semakin waspada dan aktif menjaga keamanan lingkungan bersama pihak kepolisian.
(rif)












