Sidoarjo – Laga panas dipastikan bakal tersaji di Stadion Gelora Delta Sidoarjo (GDS) pada Sabtu malam, 22 November 2025. Pertemuan antara tuan rumah Deltras Sidoarjo dengan pemuncak klasemen PSS Sleman bukan hanya tentang perebutan poin penting, tetapi juga pertaruhan gengsi besar di hadapan ribuan pendukung fanatik.
Di klasemen grup dua Pegadaian Championship 2025/2026, PSS Sleman kokoh di puncak dengan koleksi 26 poin. Sementara Deltras FC masih berada di peringkat lima dengan 17 poin, terpaut sembilan angka dari calon lawannya malam ini.
The Lobster, julukan Deltras FC, berada dalam situasi krusial. Mereka wajib mengamankan tiga poin penuh demi menjauh dari ancaman zona degradasi. Terlebih, perolehan poin Deltras saat ini masih sama dengan Kendal Tornado FC yang menempati peringkat enam.
Tingginya tensi pertandingan membuat perhatian publik tertuju bukan hanya pada duel di lapangan, tetapi juga pengamanan di luar pertandingan. Polresta Sidoarjo memastikan sudah menyiapkan skema pengamanan maksimal demi menjaga kondusifitas jalannya laga.
Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol Muhamad Irfan, menegaskan bahwa pihaknya menurunkan total 611 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan kandang ketujuh Deltras di musim kompetisi ini. Menurutnya, sepak bola harus menjadi hiburan yang aman bagi masyarakat.
“Semua titik sudah kami mapping secara detail, mulai area dalam stadion, pintu masuk tribun, jalur menuju stadion, hingga kawasan luar Gelora Delta. Euforia sepak bola harus berjalan aman dan tertib,” ujar Kompol Irfan saat dikonfirmasi I-Todays, Sabtu (22/11/2025).
Pengamanan dibagi menjadi empat ring penjagaan yang mencakup seluruh area vital stadion. Tak hanya mengandalkan kekuatan personel, pengamanan dilengkapi dengan dukungan pasukan Raimas, tim K9, kendaraan taktis, serta ambulans yang disiagakan di beberapa titik.
Selain itu, sebanyak 62 unit CCTV akan memantau pergerakan penonton dan situasi stadion secara real time dari command center. Polresta juga menyiapkan skema kontinjensi jika keadaan darurat terjadi sewaktu-waktu.
“Kami sudah siapkan jalur evakuasi, safe house, hingga rumah sakit rujukan seperti RS Delta Surya dan RSUD RT Notopuro,” ungkapnya.
Untuk menghindari penumpukan penonton, akses utama masuk stadion ditentukan melalui pintu H dan I sebagai lokasi pengecekan tiket. Sementara pintu J difungsikan sebagai jalur darurat apabila diperlukan.
Sesuai aturan liga, suporter tim tamu tidak diperkenankan hadir demi mengantisipasi potensi gesekan antar pendukung. Kompol Irfan juga mengimbau Delta Mania untuk menjaga nama baik Sidoarjo dan tetap menunjukkan sportivitas.
“Mari rayakan euforia kemenangan dengan tertib dan beradab. Jangan merusak fasilitas umum, jangan konvoi di jalan, jangan mabuk di stadion, serta jangan membawa flare atau benda berbahaya lainnya,” tegasnya. (rif)












