Sidoarjo – Cuaca ekstrem kembali menunjukkan dampaknya di Kabupaten Sidoarjo. Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah pada Sabtu (03/01/2026) sore, menyebabkan kerusakan pada rumah warga, kandang ternak, hingga tumbangnya sejumlah pohon di ruas jalan utama.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung cukup singkat, namun berdampak pada beberapa desa di dua kecamatan. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian tersebut.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya empat desa terdampak langsung, yakni Desa Banjarpanji di Kecamatan Tanggulangin serta Desa Wedoroklurak, Kendalpecabean, dan Kalipecabean di Kecamatan Candi.
Humas Damkar BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, menjelaskan hujan lebat disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kondisi tersebut memicu kerusakan ringan pada sejumlah bangunan milik warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Intensitas hujan cukup tinggi dan disertai angin kencang, sehingga beberapa atap rumah warga terlepas dan ada pohon yang tumbang,” ujar Yoli Wisnu, Minggu (04/01/2026).
Di wilayah Kecamatan Tanggulangin, tepatnya Desa Banjarpanji, tercatat tiga rumah mengalami kerusakan ringan pada bagian atap. Selain itu, satu kandang milik warga juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin.
Sementara itu, di Kecamatan Candi, delapan rumah warga mengalami kerusakan ringan. Rumah-rumah tersebut tersebar di Desa Wedoroklurak, Desa Kendalpecabean, dan Desa Kalipecabean.
“Total kerusakan sementara yang kami data ada 11 rumah rusak ringan dan satu kandang rusak ringan. Seluruh lokasi sudah kami lakukan asesmen awal,” jelas Yoli Wisnu.
Selain merusak bangunan, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik. Salah satu kejadian paling mencolok terjadi di Jalan Mojopahit, Kelurahan Bulusidokare, Sidoarjo, di mana dua pohon sono tumbang dan menimpa kendaraan yang melintas.
Dua mobil yang tertimpa pohon tersebut masing-masing Toyota Avanza bernopol N 1552 SU milik Dadang Wahyulu dan Honda Accord bernopol L 1849 TG milik Banar Dhana. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Untuk penanganan pohon tumbang, seluruh lokasi sudah kami tangani. Per pukul 19.30 WIB, pohon-pohon yang tumbang telah dipotong dan dibersihkan,” tegas Yoli.
Dalam penanganannya, BPBD Sidoarjo berkolaborasi dengan DLHK dan Linmas Pol PP untuk melakukan pemotongan serta pembersihan material pohon. Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan awal berupa terpal kepada warga terdampak di masing-masing desa.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, karena potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang,” pungkas Yoli Wisnu. (rif)












