Sidoarjo – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Sidoarjo pada Rabu (12/11/2025) malam menimbulkan sejumlah dampak di beberapa titik. Selain mengakibatkan genangan di ruas jalan utama, dua pohon berukuran besar dilaporkan tumbang di dua lokasi berbeda. Salah satunya bahkan menimpa jaringan kabel dan trafo milik PLN di kawasan Pondok Jati.
Humas Damkar BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, menjelaskan bahwa kejadian pertama terjadi di sekitar Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, kawasan Pondok Jati. Pohon besar di tepi jalan ambruk akibat terpaan angin kencang yang menyertai hujan lebat.
“Pohon tumbang menimpa jaringan kabel dan trafo milik PLN, sehingga petugas sempat kesulitan melakukan evakuasi karena ada aliran listrik aktif di sekitar lokasi,” terang Yoli Wisnu saat dikonfirmasi awak media i-todays, Kamis (13/11/2025).
Ia mengatakan, untuk menghindari risiko tersengat arus listrik, proses evakuasi sementara dihentikan hingga kondisi benar-benar aman. “Petugas dari PLN dan DLHK akan melanjutkan pembersihan hari ini setelah dilakukan pemutusan arus listrik di area tersebut,” tambahnya.
Selain di kawasan Pondok Jati, peristiwa serupa juga terjadi di Perumahan Taman Anggun Sejahtera 5, Kecamatan Prambon. Sebatang pohon besar tumbang dan menutup akses jalan utama perumahan. Tim BPBD bersama relawan serta warga setempat langsung bergerak cepat mengevakuasi pohon yang menutupi jalan tersebut.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam dua kejadian itu. Pohon yang menutupi jalan di Prambon berhasil dievakuasi sekitar pukul 20.00,” ujar Yoli.
Menurutnya, tim BPBD telah melakukan asesmen di dua lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan PLN, DLHK, perangkat desa, dan pihak keamanan perumahan untuk memastikan situasi aman dan terkendali. Seluruh pihak juga diminta bersiaga menghadapi potensi kejadian serupa akibat cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau baliho, dan segera laporkan ke BPBD jika ada pohon yang rawan tumbang di lingkungan sekitar,” pungkas Yoli Wisnu. (rif)












