Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Cuaca Hujan Intensitas Tinggi Masih Mengintai Jatim

×

Cuaca Hujan Intensitas Tinggi Masih Mengintai Jatim

Share this article
IMG 20260324 WA0001
Example 468x60

Surabaya, I-Todays.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur, masih berada dalam periode musim hujan hingga dasarian III Maret 2026.

Meski tren penurunan intensitas hujan mulai terlihat, masyarakat diminta tetap waspada. Pasalnya, curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi, terutama pada sore hingga malam hari.

Example 300x600

Kondisi tersebut juga terjadi di wilayah Jawa Timur. BMKG mencatat hujan masih mendominasi dengan potensi disertai petir dan angin kencang dalam beberapa pekan ke depan.

“Memang sudah ada kecenderungan penurunan intensitas hujan. Namun, saat ini hujan masih cukup tinggi, terutama di wilayah tertentu,” ujar Kepala BMKG Indonesia, Teuku Faisal Fathani.

Dalam peringatan dini curah hujan dasarian III Maret, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori siaga maupun awas. Namun demikian, sejumlah daerah, termasuk sebagian wilayah Jawa Timur, berada pada kategori waspada.

Kondisi ini mengindikasikan potensi curah hujan yang masih cukup tinggi dan berisiko memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

BMKG juga mengungkapkan bahwa fenomena La Niña yang berlangsung sejak Oktober 2025 telah berakhir pada Februari 2026. Berakhirnya fenomena tersebut turut memengaruhi pola cuaca nasional, termasuk pergeseran menuju musim kemarau.

Untuk wilayah Jawa Timur, awal musim kemarau diperkirakan mulai terjadi pada akhir April 2026. Namun, tidak semua daerah akan mengalaminya secara bersamaan. Pada masa pancaroba, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

Secara nasional, musim kemarau diprediksi datang lebih cepat di sekitar 325 Zona Musim atau 46,5 persen wilayah Indonesia. Bahkan, sebanyak 144 dari total 699 Zona Musim diperkirakan mulai memasuki kemarau sejak April.

Wilayah yang lebih dahulu mengalami kemarau antara lain pesisir utara Jawa bagian barat hingga Jawa Timur, serta sebagian wilayah Nusa Tenggara.

Sementara itu, puncak musim kemarau 2026 diprakirakan terjadi pada Agustus, dengan durasi musim yang berpotensi lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

(Redaksi: Devi)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)