Sidoarjo – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Gedangan. Kali ini, sebuah gerai minimarket Alfamart yang berlokasi di Desa Ketajen menjadi sasaran kawanan pencuri pada Senin (10/11/2025) dini hari. Peristiwa ini membuat warga sekitar geger setelah mengetahui kondisi tembok belakang toko dalam keadaan jebol.
Peristiwa pembobolan itu baru terungkap pada pagi hari, saat seorang warga yang hendak membuka warung di sebelah toko mendapati tembok belakang Alfamart berlubang. Ia kemudian melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian dan pemilik toko. Dugaan sementara, aksi pencurian berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB, ketika situasi lingkungan sedang sepi.
Dari hasil penyelidikan awal Unit Reskrim Polsek Gedangan, pelaku diduga berjumlah dua orang. Mereka diduga menggunakan alat keras seperti palu gada dan linggis untuk membobol tembok bagian belakang. Setelah berhasil masuk, pelaku menggasak sejumlah barang dagangan serta perangkat keamanan toko.
Barang-barang yang hilang di antaranya puluhan bungkus rokok berbagai merek, unit CCTV, serta kotak penyimpanan data rekaman CCTV. Diduga, pelaku sengaja mengambil perangkat tersebut untuk menghilangkan jejak kejahatan mereka. Polisi kini tengah menelusuri kemungkinan jejak pelaku dari barang bukti lain yang tertinggal di lokasi.
Mendapat laporan dari warga, petugas Polsek Gedangan segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti diamankan, sementara tim INAFIS dari Polresta Sidoarjo juga dilibatkan untuk melakukan identifikasi lanjutan terhadap temuan di lapangan.
Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Ipda Dudon, S.H., membenarkan adanya aksi pencurian tersebut. “Benar, telah terjadi pencurian di toko Alfamart wilayah Ketajen pada dini hari. Kami masih melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, serta menunggu kedatangan tim identifikasi dari Polresta Sidoarjo untuk proses pendalaman,” ujar Dudon saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, besarnya kerugian material akibat kejadian ini belum dapat dipastikan. Pihaknya masih menunggu hasil pendataan lengkap dari tim INAFIS dan perwakilan pihak manajemen Alfamart. Polisi juga tengah mengumpulkan rekaman CCTV dari area sekitar untuk membantu mengungkap pelaku.
“Polsek Gedangan mengimbau kepada seluruh pemilik toko dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di jam-jam rawan menjelang subuh. Pastikan sistem keamanan seperti CCTV dan kunci ganda berfungsi dengan baik, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Dudon. (rif)












