Denpasar, i-todays.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali menegaskan bahwa informasi terkait penambahan ribuan taksi listrik di Bali merupakan hoaks atau tidak benar. Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, dalam keterangan pers pada Senin (23/2/2026).
Penegasan ini merupakan bagian dari tindak lanjut program percepatan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Bali yang mengacu pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 serta Rencana Aksi Daerah KBLBB 2022–2026.
Mudarta menjelaskan bahwa strategi elektrifikasi transportasi di Bali dilakukan melalui penggantian armada taksi berbahan bakar minyak secara bertahap menjadi kendaraan listrik, menyesuaikan umur kendaraan serta perencanaan bisnis masing-masing perusahaan maupun koperasi penyedia layanan taksi.
“Peremajaan armada taksi wajib menggunakan kendaraan listrik mulai 1 Januari 2026, sebagaimana ditegaskan dalam surat resmi Dinas Perhubungan Provinsi Bali,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak berkaitan dengan penambahan jumlah armada taksi baru. Berdasarkan kajian yang telah ditetapkan sejak tahun 2015, kuota taksi di Bali tetap sebanyak 3.500 unit dan tidak pernah mengalami penambahan.
“Informasi yang menyebut adanya penambahan 3.000 hingga 10.000 taksi listrik baru di Bali adalah tidak benar,” tegas Mudarta.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Bali mendorong badan usaha baru yang ingin beroperasi di sektor transportasi taksi untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan yang telah memiliki izin resmi, tanpa menambah jumlah kuota armada yang telah ditetapkan.
Kebijakan ini juga bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem transportasi sekaligus memastikan tenaga kerja lokal tetap diberdayakan. Pemerintah Provinsi Bali menegaskan bahwa seluruh penyelenggaraan angkutan taksi akan terus berjalan secara tertib, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, sejalan dengan upaya mendukung transportasi ramah lingkungan di Pulau Dewata.
(Redaksi: Devi)












