Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

HPN 2026: Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat sebagai Pilar Masa Depan Jurnalistik

×

HPN 2026: Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat sebagai Pilar Masa Depan Jurnalistik

Share this article
51b6e1884ad7f159b170e44b955fb5ada5df5d2c26a3533edfcdb9b5d92c3636.0
Example 468x60

Surabaya, I-Todays.com – Tanggal 9 Februari 2026 menjadi momentum istimewa bagi segenap insan pers dan dunia jurnalistik Indonesia melalui peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Tahun ini, HPN mengusung tema besar “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, sebuah tema yang bukan sekadar slogan, tetapi mengandung dimensi reflektif dan tantangan serius bagi perjalanan pers nasional.

Tema HPN 2026 dapat disebut sebagai tonggak sejarah penting karena memuat tiga diksi fundamental: sehat, berdaulat, dan kuat. Ketiganya saling berkaitan dan menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem pers yang bermartabat dan berdaya saing.

Example 300x600

Frasa “Pers Sehat” mengandung makna yang sangat dalam, terutama di tengah realitas bahwa masih terdapat sebagian oknum yang menggunakan kekuatan media dan atribut pers untuk kepentingan yang masuk dalam kategori tidak sehat. Sehat dalam konteks pers tidak semata dimaknai secara fisik, tetapi lebih pada kualitas etika, integritas, dan profesionalisme dalam berperilaku maupun dalam praktik jurnalistik.

Dalam tubuh yang sehat, perilaku positif akan tumbuh secara alami. Dalam tubuh yang sehat pula, kekuatan berpikir jernih, objektif, dan berimbang akan semakin menguat. Dari sanalah lahir narasi jurnalistik yang kreatif, inovatif, dan mencerahkan publik. Pertanyaannya kemudian, apakah insan pers hari ini sudah benar-benar sehat, atau justru masih berada pada fase setengah sehat dalam menjalankan profesinya?

Sementara itu, frasa “Ekonomi Berdaulat” menjadi diksi yang tak kalah menarik untuk dikaji. Berdaulat di sini berkorelasi erat dengan freedom of positive act atau kebebasan dalam menjalankan aksi jurnalistik, namun tetap berada dalam bingkai tanggung jawab dan nilai-nilai positif.

Kedaulatan ekonomi insan pers berada di ruang tengah antara kesejahteraan dan kerentanan. Realitasnya, kebebasan dalam menyajikan berita sering kali masih dipengaruhi oleh kemampuan dan kekuatan ekonomi. Kondisi ini menjadi refleksi bersama, mengingat hingga kini banyak insan pers yang tergabung dalam PWI, aliansi, maupun organisasi pers lainnya, lebih banyak disuguhi aturan dan tuntutan profesionalisme tanpa dibarengi perhatian serius terhadap kesejahteraan dan keberlanjutan ekonomi.

Pemerintah pusat, gubernur, bupati, dan wali kota memang telah memberikan atensi berbasis anggaran bagi insan pers. Namun, pertanyaan kritis yang patut diajukan adalah apakah kebijakan tersebut benar-benar menyentuh seluruh insan pers, atau hanya dinikmati oleh segelintir kelompok tertentu.

Di sisi lain, pesatnya perkembangan media sosial dan teknologi digital membuka ruang baru bagi dunia jurnalistik. Kemudahan mendirikan media berbasis digital, termasuk melalui domain WordPress dengan biaya terjangkau, menjadi peluang sekaligus tantangan. Kualitas, integritas, dan tanggung jawab tetap harus menjadi fondasi utama agar kemudahan tidak berujung pada degradasi nilai jurnalistik.

Frasa “Bangsa Kuat” menegaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa memiliki korelasi langsung dengan kekuatan pers yang mengiringinya. Pers berperan strategis sebagai public relation utama bangsa dalam menyampaikan wajah Indonesia, baik melalui prestasi pembangunan, inovasi, maupun upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, tentu dengan framing yang konstruktif dan berimbang.

Oleh karena itu, Hari Pers Nasional 9 Februari 2026 seharusnya menjadi momentum kebangkitan insan pers untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kedaulatan ekonomi, serta menjaga integritas profesi demi terwujudnya bangsa yang lebih kuat.

Dinamika pemberitaan dengan segala pro dan kontra harus dipahami sebagai proses pendewasaan jurnalistik. Dengan pola pikir positif, insan pers dituntut untuk terus menggali sisi edukatif dan solutif dalam setiap sajian berita.

Selamat Hari Pers Nasional 2026. Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh insan pers Indonesia, disertai doa terbaik bagi dunia jurnalistik agar tetap menjadi pilar demokrasi yang sehat, berdaulat, dan kuat.

(Redaksi: Devi)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)