Tegal, I-Todays.com – 12 Desember 2025 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tegal menyelenggarakan kegiatan senam pagi bersama yang istimewa dengan melibatkan seluruh pegawai, warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kegiatan yang digelar di lapangan utama Lapas Tegal ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara lembaga legislatif dan pemasyarakatan, sekaligus mengampanyekan pola hidup sehat di lingkungan lapas.
Kegiatan senam pagi berlangsung meriah dan penuh semangat. Dipandu oleh instruktur senam profesional, seluruh peserta mulai dari Kepala Lapas Tegal, jajaran pejabat struktural, anggota DPRD, hingga ratusan WBP mengikuti setiap gerakan dengan antusias. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencairkan sekat dan membangun interaksi positif di balik tembok pemasyarakatan.
Kepala Lapas Tegal, Haryono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi anggota DPRD Kota Tegal. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat revitalisasi pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan yang sehat, humanis, dan berorientasi pada perubahan perilaku positif warga binaan.
Sementara itu, anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, Ali Mashuri, mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat yang ditunjukkan oleh WBP maupun petugas Lapas Tegal. Menurutnya, kegiatan olahraga bersama seperti senam pagi dapat menjadi sarana positif untuk menyalurkan energi, menjaga kebugaran, serta menanamkan kebiasaan hidup sehat sebagai bekal bagi WBP ketika kembali ke tengah masyarakat.
Tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, senam pagi bersama ini juga dinilai mampu membangun kekompakan, kebersamaan, dan semangat positif di lingkungan lapas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Tegal tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada kesejahteraan dan kesehatan mental seluruh penghuninya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta senam, termasuk anggota DPRD Kota Tegal, mengikuti sarapan bersama dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan. Berbagai hidangan rebusan tradisional seperti singkong, ubi, dan pisang disajikan, menambah nuansa kekeluargaan dan kebersamaan. Momen tersebut menjadi simbol persatuan, kepedulian, serta komitmen bersama dalam mendukung proses pembinaan yang sehat dan berkelanjutan di Lapas Tegal.
(Redaksi: Devi)












