Sidoarjo – Kebakaran hebat menggegerkan warga di kawasan padat penduduk RT 03/RW 01 Kemangsen Utara, Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, pada Minggu (16/11/2025) malam. Suasana yang awalnya tenang mendadak berubah menjadi kepanikan ketika asap tebal muncul dari salah satu rumah warga dan tak lama kemudian disusul kobaran api besar.
Rumah yang terbakar tersebut diketahui merupakan bangunan yang juga difungsikan sebagai tempat usaha makanan oleh penghuninya. Dalam waktu singkat, api melalap seluruh bagian dalam rumah dan menghanguskan satu unit sepeda motor Suzuki Shogun yang terparkir di area depan.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh Sunardi, warga yang sedang bertugas ronda malam di sekitar lokasi. Ia melihat percikan api muncul dari sisi bangunan sebelum kemudian cepat membesar dan merembet ke bagian lain rumah.
“Saat saya lihat, api sudah menjalar. Saya langsung teriak minta tolong warga,” ujarnya. Mendengar teriakan tersebut, para tetangga langsung berlarian membantu melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya.
Namun upaya warga ternyata tidak banyak membuahkan hasil. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api semakin membesar, sehingga warga tidak mampu mengendalikan kobaran yang terus menjalar.
Petugas Polsek Balongbendo yang mendapatkan laporan dari warga segera meneruskan informasi kepada petugas pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Krian dikerahkan menuju lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan adanya kebakaran rumah warga di wilayah Kemangsen, Balongbendo, dan langsung menuju lokasi untuk penanganan,” kata Komandan Pleton Pos Krian, Aris Kuswoyo.
Saat tim damkar tiba, kondisi rumah telah terbakar hampir seluruh bagian dalamnya. Menurut Aris, proses pemadaman memakan waktu sekitar 30 menit sebelum api berhasil benar-benar dipadamkan.
“Material di dalamnya mudah terbakar, jadi api cepat sekali merambat,” jelas Aris. Setelah api padam, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Sementara itu, Kapolsek Balongbendo AKP Sugeng Sulistiyono membenarkan bahwa kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu singkat berkat kesigapan warga serta koordinasi cepat dari tim pemadam kebakaran.
“Dugaan kuat penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun, untuk memastikannya kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerusakan rumah diperkirakan mencapai luas sekitar empat meter persegi.
AKP Sugeng mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam pengecekan instalasi listrik rumah, terutama memasuki musim penghujan di mana risiko hubungan arus pendek semakin tinggi. Api berhasil dicegah agar tidak merembet ke rumah warga lainnya, meski sempat membuat kepanikan besar di lingkungan sekitar. (rif)












