Sidoarjo – Insiden kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Bhayangkari, Desa Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Senin (17/11/2025) petang. Suasana jalan yang padat mendadak berubah menjadi kepanikan setelah lima kendaraan terlibat tabrakan tepat di depan sebuah warung nasi goreng. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Kecelakaan ini melibatkan sebuah dump truk, satu unit mobil Toyota Raize, serta tiga sepeda motor yang tengah melaju dari arah berlawanan. Akibat benturan, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan sempat mengganggu arus lalu lintas di lokasi kejadian.
“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lima kendaraan,” ujar Kanit Lantas Polsek Porong, AKP Sulaiman, saat dikonfirmasi petugas kepolisian yang berada di lokasi.
Menurut Sulaiman, kecelakaan terjadi diduga akibat sopir dump truk yang kehilangan kendali. Ketika melaju dari arah barat menuju timur, kendaraan itu tiba-tiba oleng dan membanting setir ke kanan, sehingga langsung menabrak mobil Toyota Raize yang datang dari arah berlawanan.
Peristiwa bermula ketika dump truk bernopol N 8525 RE yang dikemudikan Juari (39), warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, melaju dengan kecepatan sedang. Saat tiba di lokasi kejadian, truk mendadak oleng dan keluar jalur. Di waktu yang sama, Toyota Raize L 1612 ABH yang dikendarai Olivia Wangunharjo (31), warga Surabaya, melaju tepat dari arah depan. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras antara truk dan mobil tersebut kemudian menyeret tiga sepeda motor yang berada tepat di belakang Raize. Ketiga motor tersebut adalah Honda Vario S 2148 NW dikendarai Dini (30), warga Mojokerto, Yamaha BG7 L 6606 N dikendarai Arif (29), warga Tarik, serta Honda Supra W 5109 NFA dikendarai Niko (33), warga Porong.
Para pengendara sepeda motor terjatuh karena tidak dapat menghindari benturan tiba-tiba dan kondisi jalan yang sempit. Meski melibatkan banyak kendaraan, pihak kepolisian memastikan seluruh pengemudi dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerusakan hanya pada kendaraan,” tegas AKP Sulaiman.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa beberapa saksi, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Dari hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kegagalan sopir truk dalam mengendalikan laju kendaraannya. (rif)












