Sidoarjo, I-Todays.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video memperlihatkan mobil Mitsubishi Pajero Sport warna hitam yang oleng berkali-kali di atas Jembatan Layang Waru, Sidoarjo. Aksi berbahaya itu viral setelah diunggah ke berbagai platform seperti TikTok dan Instagram, Senin (10/11/2025).
Video berdurasi sekitar 34 detik itu memperlihatkan mobil Pajero yang semula melaju dari arah Juanda menuju Waru, tiba-tiba oleng ke kanan dan kiri hingga menabrak bahu jalan. Pengemudi di belakangnya yang merekam kejadian itu sempat membunyikan klakson berkali-kali, namun mobil tersebut tetap tidak terkendali dan nyaris menghantam pembatas jalan.
Aksi tersebut sontak membuat warganet geram. Banyak yang menduga pengemudi Pajero mengemudi dalam kondisi mengantuk atau bahkan tidak sadar penuh. “Pelanggaran kayak gini pelakunya harus dicari, jangan cuma ditilang. Banyak nyawa melayang gara-gara pengemudi yang ugal-ugalan,” tulis akun @mohammadxxxx di kolom komentar.
Nada serupa juga diungkapkan akun @Reynoxxx yang menilai pengemudi itu “antara ngantuk dan mabuk.” Sementara itu, akun @dayatxxxx menulis, “Biasa pulang dugem itu, alhamdulillah nggak ngebut banget.” Komentar-komentar tersebut menggambarkan kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan di jalan raya.
Tak sedikit pula warganet yang memberikan sindiran tajam. “Secapek-capeknya, sengantuk-ngantuknya, kalau udah nabrak trotoar pasti langsung melek,” sindir akun @mbolangxxxx. Unggahan itu bahkan sudah dibagikan ulang ratusan kali dan ditonton lebih dari 300 ribu kali dalam beberapa jam.
Fenomena pengemudi oleng di kawasan Jembatan Layang Waru bukan pertama kali terjadi. Sejumlah warganet menuturkan, mereka sering menyaksikan kejadian serupa terutama di waktu subuh. “Arah dari Bypass Juanda sampai Bundaran Waru itu sering banget. Saya tiap ke pasar subuh sering lihat mobil zigzag,” tulis akun @nyundukxxx.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kanit Lantas Polsek Waru, Iptu Heri Hudiyanto, memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah. Ia menyebut, faktor kelelahan dan mengantuk merupakan penyebab utama kecelakaan lalu lintas.
“Mengemudi dalam keadaan mengantuk atau kelelahan sangat berbahaya. Risiko kehilangan kendali sangat tinggi, tidak hanya mengancam diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya,” ujar Iptu Heri, Selasa (11/11/2025).
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan patroli dan imbauan kepada pengendara di jalur padat seperti Waru dan Juanda agar lebih disiplin dan berhati-hati. “Kami imbau pengendara selalu mengutamakan keselamatan. Kalau merasa lelah, berhenti dulu, jangan dipaksakan,” tegasnya.
Menurut Heri, tindakan preventif seperti istirahat sejenak di rest area atau di tempat aman bisa menyelamatkan banyak nyawa. “Keselamatan itu utama. Sekali saja hilang konsentrasi di jalan, akibatnya bisa fatal,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menelusuri identitas pengemudi Pajero Sport hitam dalam video tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk melapor ke Polsek Waru agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti.
(rif)












