Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Warga Perum Pejaya Anugrah Taman Gempar

×

Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Warga Perum Pejaya Anugrah Taman Gempar

Share this article
20251116 113910
Example 468x60

Sidoarjo – Warga Perum Pejaya Anugrah, Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, Sidoarjo digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu (16/11/2025) pagi. Pria tersebut diketahui bernama Iskan (69), yang tinggal seorang diri.

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah tetangga sekitar mencium bau tidak sedap dari arah rumah korban. Khawatir terjadi sesuatu, warga langsung menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan pengecekan.

Example 300x600

Petugas Polsek Taman bersama tim Inafis Polresta Sidoarjo segera menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) yang berada di Blok E 21 Perum Pejaya Anugrah, petugas langsung melakukan pemeriksaan.

Salah satu saksi, Fajar Rizaldi (48), mengatakan bahwa korban terakhir kali terlihat pada Jumat (14/11/2025) sore. “Biasanya beliau keluar rumah atau menyapa tetangga. Tapi dua hari ini tidak kelihatan sama sekali. Rumahnya juga tertutup terus,” kata Fajar saat dimintai keterangan.

Saksi lain yang juga tetangga korban, Ramli (79), menyebut bahwa Iskan sempat mengeluhkan sakit pada bagian lambung beberapa hari lalu. “Waktu hari Kamis, beliau bilang sakit lambung dan merasa tidak enak badan. Setelah itu kami tidak pernah melihatnya lagi,” ujarnya.

Melihat kondisi rumah yang terkunci dari dalam dan aroma tak sedap yang semakin menyengat, warga semakin yakin bahwa sesuatu telah terjadi pada korban.

Panit Reskrim Polsek Taman, Ipda Andri Tri Sansongko, SH, memimpin langsung proses penanganan di lokasi. Pihaknya memastikan seluruh prosedur dilakukan sesuai aturan yang berlaku. “Kami melakukan olah TKP, memeriksa kondisi korban, serta meminta keterangan saksi-saksi di sekitar,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Secara kasat mata tidak ada bekas penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal karena penyakit yang dideritanya,” tegas Ipda Andri.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulance untuk dibawa ke RS Bhayangkara Porong. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan melalui proses visum et repertum guna memastikan penyebab pasti kematian.

Sementara itu, keluarga korban telah dihubungi oleh pihak berwenang. Menurut informasi, korban sebelumnya tinggal di Surabaya sebelum menetap di lokasi tersebut.

Petugas juga mengapresiasi warga yang segera melapor saat menemukan kejanggalan. “Respons cepat masyarakat sangat membantu dalam penanganan kasus seperti ini. Kami imbau warga saling memperhatikan tetangga, apalagi yang tinggal seorang diri,” pesan Ipda Andri.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Taman sambil menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit. (rif)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)