Sidoarjo – Kasus dugaan pembunuhan yang menimpa seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) atau Open BO menggemparkan kawasan Jalan Raya Bandara Juanda, Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Seorang wanita ditemukan tewas di salah satu kamar hotel pada Jumat (14/11/2025) dini hari, dengan kondisi mengenaskan.
Korban diketahui bernama Siti Solihah, 32 tahun, warga Desa Semampir, Kecamatan Sedati. Diduga kuat, korban tewas akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seseorang yang sebelumnya melakukan transaksi melalui layanan aplikasi kencan.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh rekannya berinisial NPY, 32, yang hendak menjemput korban di hotel tersebut. Sesampainya di kamar, NPY langsung terkejut melihat korban tergeletak tak sadarkan diri di atas ranjang dengan posisi wajah tertutup bantal.
Melihat kejadian itu, NPY sontak berteriak meminta pertolongan hingga membuat petugas hotel dan sejumlah tamu lainnya berdatangan. Tidak lama setelah laporan diterima, personel Polsek Gedangan tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sheila Medika Juanda untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, tim medis menyatakan bahwa korban sudah dalam kondisi tak bernyawa saat tiba di rumah sakit.
Unit Reskrim Polsek Gedangan bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan berbagai barang bukti yang ditemukan di dalam kamar hotel.
Dari informasi yang dihimpun awak media I-Todays, pelaku diketahui memesan jasa korban melalui aplikasi MiChat. Mereka menjalin kesepakatan dan kemudian menentukan lokasi pertemuan di hotel tersebut sebelum insiden berdarah itu terjadi.
“Korban dengan pelaku berkomunikasi melalui aplikasi kencan, kemudian bertemu di hotel tersebut,” ungkap salah satu sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya.
Beberapa barang bukti yang ditemukan antara lain bra, alat kontrasepsi, makanan ringan, air minum, jam tangan, sisir, catok rambut, korek api, satu set pakaian korban, serta barang pribadi lainnya. Seluruhnya kini diamankan sebagai bahan penyelidikan.
Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Gasum Bhayangkara Porong untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Proses pendalaman kasus juga masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
Saat dikonfirmasi Senin (17/11/2025), Kanit Reskrim Polsek Gedangan Ipda Dudon membenarkan adanya temuan kasus tersebut. Namun dirinya belum dapat memberikan penjelasan mendetail mengenai perkembangan penyelidikan.
“Sudah kami limpahkan. Saat ini ditangani Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo,” tandasnya. (rif)












