Sidoarjo – Suasana lalu lintas di Bundaran Taman Pinang Indah (TPI), Sidoarjo, mendadak berbeda dari biasanya pada Senin (10/11/2025) pagi. Bukan karena kemacetan atau adanya razia, melainkan karena aksi penuh makna yang digelar jajaran Satlantas Polresta Sidoarjo untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional.
Sekitar pukul 08.00 WIB, petugas lalu lintas menghentikan sementara arus kendaraan dari berbagai arah. Dalam hening selama lebih dari satu menit, ratusan pengendara tampak menundukkan kepala, larut dalam suasana khidmat mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Momen mengheningkan cipta ini berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Sebelum kegiatan dimulai, sejumlah anggota Satlantas membagikan bendera Merah Putih berukuran kecil kepada para pengguna jalan. Dengan penuh kesadaran, masyarakat mengikuti instruksi petugas dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang menggugah rasa nasionalisme tersebut.
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Sidoarjo, Iptu Kharisma Afriansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus edukasi bagi masyarakat untuk tidak melupakan jasa para pahlawan. “Kami ingin mengajak masyarakat berhenti sejenak, menundukkan kepala, dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk negeri ini,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan sederhana seperti ini dapat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini merupakan hasil perjuangan panjang dan pengorbanan besar dari para pendahulu bangsa. “Dengan cara kecil tapi bermakna seperti ini, kami berharap semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air terus tumbuh di hati para pengguna jalan,” tambah Kharisma.
Tak hanya di Bundaran Taman Pinang Indah, aksi serupa juga digelar serentak di beberapa titik strategis lain di Kota Sidoarjo, termasuk di perempatan Alun-Alun dan kawasan Aloha. Petugas terlihat berdiri tegap sambil memberi penghormatan saat lagu kebangsaan dikumandangkan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang melintas. Banyak pengendara mengaku terharu dan bangga bisa ikut berpartisipasi dalam momen hening cipta di tengah jalan. Bagi mereka, penghormatan sederhana ini menjadi pengingat akan pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. (rif)












