Sidoarjo – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan personel menghadapi potensi gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo menggelar apel besar di halaman kantor Satpol PP, Selasa (04/11/2025) pagi. Kegiatan tersebut diikuti seluruh anggota Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kabupaten Sidoarjo.
Apel besar tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Satpol PP untuk memperkokoh sinergi dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas di lapangan. Dengan meningkatnya dinamika masyarakat dan berbagai laporan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda), kegiatan ini menjadi sarana untuk mempertegas komitmen menjaga ketertiban dan kenyamanan publik.
Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Kasi Ops) Satpol PP Sidoarjo, R. Novianto Koesno, AP, menegaskan bahwa apel besar ini merupakan langkah nyata dalam mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum serta memperkuat koordinasi lintas sektor. “Apel besar ini menjadi bentuk kesiapsiagaan kami untuk mengantisipasi gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat,” ujarnya.
Menurut Novianto, dalam beberapa waktu terakhir, aduan masyarakat dan pelanggaran Perda di Sidoarjo mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Karena itu, pihaknya menekankan pentingnya seluruh anggota untuk bertindak cepat, tepat, dan berkoordinasi aktif dengan TNI-Polri dalam setiap penanganan di lapangan.
Ia juga meminta seluruh personel Satpol PP di tingkat kecamatan hingga desa untuk mengoptimalkan patroli di wilayah rawan pelanggaran. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta menekan potensi munculnya kembali pelanggaran serupa di masa mendatang.
“Setiap anggota wajib memahami karakteristik wilayah tugasnya. Bila ada potensi gangguan, segera lakukan pendekatan preventif dan laporkan secara berjenjang agar bisa segera ditangani,” tambah Novianto.
Selain itu, bidang intelijen Satpol PP juga diinstruksikan untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan di masyarakat. Menurutnya, peran intelijen menjadi sangat vital dalam mencegah meluasnya permasalahan yang dapat mengganggu stabilitas sosial di tingkat bawah.
“Rekan-rekan intelijen kami harus peka dan selalu berkoordinasi terkait kejadian menonjol di tingkat desa maupun kelurahan. Setiap temuan segera dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti dengan langkah pencegahan yang terukur,” jelasnya.
Menutup arahannya, Novianto menambahkan bahwa selain fokus pada penegakan Perda, Satpol PP dan Satlinmas juga harus siap siaga menghadapi potensi bencana di musim penghujan.
“Di awal musim penghujan ini, anggota Satlinmas dan Satpol PP harus lebih peka terhadap kondisi masyarakat, terutama korban bencana. Kami akan melakukan pemetaan wilayah rawan dan menyiapkan langkah mitigasi bersama instansi terkait,” pungkasnya. (rif)












