Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Pengemudi Angkot Meninggal Mendadak di Jalan Raya Taman Sidoarjo, Lalu Lintas Sempat Tersendat

×

Pengemudi Angkot Meninggal Mendadak di Jalan Raya Taman Sidoarjo, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Share this article
20260115 161108
Petugas Kepolisian dari Polsek Taman dan warga saat memberikan pertolongan ke pengemudi angkot yang tiba-tiba pingsan di Jalan Raya Taman, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dilokasi kejadian
Example 468x60

Sidoarjo – Seorang pengemudi angkutan kota (Lyn) ditemukan meninggal dunia di tengah Jalan Raya Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (15/01/2026) siang. Peristiwa tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas yang mengarah ke Krian tersendat karena kendaraan korban berhenti di tengah jalan.

Kejadian bermula sekitar pukul 12.15 WIB ketika warga melihat sebuah angkot warna biru muda yang berhenti mendadak di badan jalan. Pengemudinya diketahui tiba-tiba pingsan saat sedang mengemudi. Warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke petugas Kepolisian.

Example 300x600

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Piket Reskrim dan Piket Lantas Polsek Taman segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung mengamankan area sekitar dan mengatur lalu lintas guna menghindari kemacetan yang lebih panjang.

Petugas juga berupaya memberikan pertolongan serta mengevakuasi korban ke RSU Siti Khodijah Sepanjang. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Rasul (65), warga Jalan Aryo Bebangah, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya memiliki riwayat sakit dan sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya sebelum kejadian.

Kapolsek Taman, Kompol Kanisius Franata, S.I.K., menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Dari hasil pemeriksaan di TKP, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat mengemudi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kompol Kanisius menambahkan bahwa pihak keluarga yang datang ke RS telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.

“Keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai takdir dari Tuhan Yang Maha Esa dan telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi,” pungkasnya. (rif)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)