Surabaya, I-Todays.com – PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan literasi digital. Melalui program Srikandi Sahabat Anak, PLN UIP JBTB memberikan bantuan sarana pendidikan sekaligus pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) kepada siswa dan tenaga pendidik di SDN Kebraon 1 Surabaya, Sabtu (14/12/2025).
Kegiatan ini menggandeng para pakar dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai pemateri. Program tersebut bertujuan untuk memastikan keberlanjutan transformasi digital di lingkungan sekolah, khususnya melalui peningkatan kompetensi guru agar pemanfaatan teknologi AI dan dasar-dasar pemrograman dapat terintegrasi dalam proses belajar-mengajar sehari-hari.
General Manager PLN UIP JBTB, Moh. Fathol Arifin, menegaskan pentingnya sinergi antara dunia industri dan akademisi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang. Dengan menggandeng UNESA, kami memastikan materi yang disampaikan memiliki standar akademis yang baik. Kami ingin para guru dan siswa di SDN Kebraon 1 Surabaya siap menghadapi perkembangan zaman melalui penguasaan teknologi mutakhir,” ujar Fathol.
Ketua Srikandi PLN UIP JBTB, Gina Widiasari, menambahkan bahwa keterlibatan guru dalam pelatihan ini menjadi faktor kunci keberhasilan program. Menurutnya, pemberdayaan tenaga pendidik akan mempercepat proses transfer ilmu kepada siswa.
“Melalui Srikandi Sahabat Anak, kami tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga memberdayakan para guru. Guru adalah ujung tombak pendidikan. Jika guru menguasai Coding dan AI, maka pembelajaran kepada anak-anak akan berjalan lebih efektif dan akseleratif. Kami bangga dapat berkolaborasi dengan UNESA untuk mewujudkan hal tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Kebraon 1 Surabaya, Hartatok, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian PLN UIP JBTB terhadap pengembangan kompetensi digital di sekolahnya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN UIP JBTB, para Srikandi, serta UNESA. Bantuan sarana pendidikan dan pelatihan Coding serta AI ini merupakan hal baru yang sangat dibutuhkan. Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi menjadi batu loncatan bagi siswa dan guru kami untuk naik kelas ke taraf digital. Semoga program ini dapat berkelanjutan demi kemajuan pendidikan di Surabaya,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim ahli dari UNESA menyampaikan materi yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah dasar. Pelatihan bagi siswa difokuskan pada penguatan logika berpikir melalui pembelajaran coding yang interaktif, sedangkan pelatihan bagi guru diarahkan pada pemanfaatan AI untuk efisiensi administrasi serta pengembangan media pembelajaran yang kreatif.
Selain pelatihan, PLN UIP JBTB juga menyerahkan bantuan sarana pendukung pendidikan guna memperkuat fasilitas laboratorium komputer sekolah. Dengan demikian, praktik coding dan eksplorasi AI dapat terus dilakukan secara mandiri oleh warga sekolah meskipun kegiatan pelatihan telah berakhir.
(Redaksi: Devi)












