Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Hukrim

Terungkap! Wanita Tewas di Hotel Juanda Dibunuh dengan Cekikan Brutal, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

×

Terungkap! Wanita Tewas di Hotel Juanda Dibunuh dengan Cekikan Brutal, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Share this article
IMG 20251116 WA0056
Example 468x60

Sidoarjo – Misteri kematian seorang wanita yang ditemukan tewas di salah satu kamar hotel kawasan Jalan Raya Bandara Juanda, Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, mulai menemukan titik terang. Wanita yang diduga bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) atau membuka layanan Open BO tersebut dinyatakan meninggal akibat kekerasan benda tumpul pada bagian leher.

Korban diketahui bernama Siti Solihah (32), warga Desa Semampir, Kecamatan Sedati. Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik Rumah Sakit Pusdik Gasum Bhayangkara Porong menunjukkan adanya sejumlah luka serius yang mengarah pada tindak kejahatan.

Example 300x600

Kanit Forensik Pusdik Bhayangkara Porong, Aipda Djoko Poerwanto, menyampaikan bahwa pemeriksaan medis menunjukkan adanya kerusakan fatal pada area leher korban yang menyebabkan henti napas.

“Dari hasil pemeriksaan dalam ditemukan resap darah pada lemak leher, ditemukan resapan darah pada otot besar leher. Tulang lidah teraba patah,” ungkap Djoko saat dikonfirmasi awak media i-todays, Selasa (18/11/2025).

Djoko menjelaskan, selain area leher, terdapat pula luka robek pada bagian punggung sebelah kiri yang menguatkan dugaan bahwa korban mengalami kekerasan fisik sebelum meninggal dunia.

“Sebab kematian karena kekerasan tumpul pada leher yang menutup jalannya nafas sehingga korban mati lemas,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (14/11) dini hari. Pelaku yang disebut merupakan pelanggan korban diduga mencekik korban menggunakan kedua tangan setelah selesai melakukan hubungan seksual (HS), hingga korban tidak sadarkan diri.

Tidak berhenti sampai di situ, pelaku kemudian membekap wajah korban menggunakan bantal untuk memastikan korban tidak bergerak lagi. Setelah menyadari korban telah meninggal, pelaku mengenakan pakaiannya kembali dan berusaha meninggalkan hotel, namun aksinya akhirnya terdeteksi pihak keamanan.

Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban untuk proses autopsi. Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya alat kontrasepsi, pakaian korban, jam tangan, sisir, hingga makanan ringan.

Satreskrim Polresta Sidoarjo bergerak cepat dengan menangkap seorang terduga pelaku yang masih berada di sekitar area hotel. Penangkapan dilakukan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kanit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo, Iptu Patria, membenarkan penangkapan tersebut dan memastikan bahwa proses pemeriksaan mendalam sedang berlangsung.

“Betul, terduga pelaku sudah kami tangkap kurang dari 1×24 jam. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk memastikan motif serta kronologi lengkapnya,” tandasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan sadis tersebut. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain yang terkait dengan aktivitas korban sebelum meninggal.

Investigasi lanjutan terus dilakukan guna mengungkap seluruh fakta dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Kasus ini menjadi perhatian publik karena kekerasan terhadap perempuan terus meningkat dan memerlukan penanganan serius. (rif)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)