Sidoarjo, I-Todays.com – Kecelakaan truk terguling kembali terjadi di kawasan Overpass Masangan Wetan, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Insiden yang melibatkan truk Colt Diesel bermuatan kertas rol ini bukanlah yang pertama kali terjadi di lokasi tersebut. Warga sekitar menyebut, overpass ini sudah berulang kali menjadi tempat terjadinya kecelakaan serupa.
Peristiwa kali ini menimpa truk Colt Diesel bernomor polisi S 8439 NC yang dikemudikan Purwanto, warga Kedung Sugo, Prambon. Truk tersebut melaju dari arah selatan dan hendak naik ke overpass Masangan Wetan. Namun saat berbelok ke arah barat, kendaraan diduga tidak kuat menanjak hingga akhirnya mundur tak terkendali dan terguling ke kanan.
Dalam kejadian itu, truk sempat menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas di belakangnya. Kedua pengendara sepeda motor mengalami luka ringan, sementara kendaraan mereka mengalami kerusakan di beberapa bagian. Petugas kepolisian yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mengatur arus lalu lintas.
Korban pertama diketahui bernama Roudhotul Fitria (27), warga Desa Klopo Sepuluh, Sukodono, yang mengendarai Honda Scoopy warna coklat cream bernopol W 3053 NFR. Ia mengalami luka ringan dan sepeda motornya mengalami kerusakan di bagian depan. Sedangkan korban kedua adalah Sutomo (54), warga Desa Grinting, Tulangan, pengendara Yamaha Mio Soul hitam bernopol W 4520 NBD, yang motornya mengalami kerusakan bodi.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menyimpulkan bahwa truk terguling akibat tidak kuat menanjak saat membawa muatan berat. Muatan kertas rol tumpah berserakan sampai meluber ke jalan, dan sempat memacetkan arus lalu lintas, proses evakuasi segera dilakukan agar kemacetan tidak bertambah panjang.
Menurut Kanit Lantas Polsek Sukodono, Ipda Agung L, insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan yang terjadi di Overpass Masangan Wetan. “Kejadian truk terguling di lokasi ini sudah berulang kali terjadi. Faktor penyebabnya kebanyakan karena kendaraan tidak kuat menanjak saat membawa beban berat, dan juga faktor jalan berbelok dan naik tajam” ungkapnya.
“Kami terus mengimbau sopir truk agar memastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama sistem pengereman dan tenaga mesin sebelum melintas di jalur menanjak seperti overpass ini. Keselamatan di jalan adalah hal utama,” pungkasnya.
(rif)












