Example floating
Example floating
Hukrim

Diduga Cemburu, Pria di Surabaya Aniaya Kekasih dan Rampas Perhiasan

617
×

Diduga Cemburu, Pria di Surabaya Aniaya Kekasih dan Rampas Perhiasan

Share this article
IMG 20250510 121425

Surabaya — Ageng Kurniawan (39), warga Semolowaru Elok, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, harus berurusan dengan polisi setelah melakukan penganiayaan dan perampasan terhadap kekasihnya, Dwi Irma Ayuningsih (27), di rumah kos korban di Jalan Bratang Gede 111, Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Kamis (8/5/2025).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto, menjelaskan bahwa pelaku ditangkap saat bersembunyi di Dusun Jabon, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Penangkapan dilakukan oleh tim Resmob yang dipimpin Kanit Resmob IPTU Raditya Herlambang bersama Kasubnit Resmob IPDA Amiruddin.

“Begitu mendapatkan laporan dari korban, kami langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku di Kediri,” ujar Aris kepada media, Senin (12/5/2025).

Peristiwa penganiayaan tersebut bermula saat Ageng mendatangi kos korban dan memarahinya tanpa alasan jelas. Dalam keadaan emosi, Ageng memukul wajah korban hingga mengalami lebam di bagian mata kiri dan meremas tangan korban. Selain itu, pelaku juga merampas perhiasan emas berupa kalung dan gelang yang digunakan korban sebelum meninggalkan lokasi.

“Motifnya diduga karena pelaku cemburu, korban dituduh memiliki lelaki lain yang dikenalnya melalui orang tuanya,” ungkap Aris.

Dalam proses penyidikan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah KTP atas nama Ageng Kurniawan, satu bukti Visum Et Repertum, dan dua lembar kwitansi pembelian emas.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” tambah Aris.

Saat ini, Ageng Kurniawan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga  Pemotor Perempuan Tewas Terlindas Truk Sampah di Simpang Bubutan Surabaya
error: Nice Try :)