Surabaya– Upaya pencegahan kebakaran sejak dini terus digencarkan oleh berbagai instansi di Kota Surabaya. Kali ini, edukasi kebakaran menyasar dunia pendidikan dengan melibatkan SMP Negeri 26 Surabaya sebagai lokasi sosialisasi, Kamis, 22 Mei 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Hanif Setiawan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarsugihan, turut aktif mendampingi jalannya edukasi yang digelar oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) Surabaya. Sosialisasi difokuskan pada pengenalan penyebab kebakaran, cara penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), dan prosedur evakuasi yang tepat.
“Kegiatan ini sangat penting untuk membangun kesiapsiagaan siswa dan staf sekolah dalam menghadapi situasi darurat kebakaran,” ujar Aipda Hanif yang memastikan acara berjalan aman dan lancar.
Kapolsek Tandes, AKP Julkifli Sinaga, S.I.K., M.H., mengapresiasi keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, PMK, dan sekolah merupakan langkah konkret dalam memperkuat edukasi keselamatan.
“Bhabinkamtibmas berperan sebagai penghubung antara kepolisian dan masyarakat, termasuk lingkungan sekolah, untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan secara langsung dan tepat sasaran,” kata AKP Julkifli.
Ia menambahkan bahwa edukasi semacam ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang tanggap terhadap potensi kebakaran. “Kami berkomitmen mendukung penuh kegiatan serupa agar masyarakat, khususnya generasi muda, lebih sadar akan pentingnya pencegahan dini,” pungkasnya.












