Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi BisnisPolitik Pemerintahan

Ekspor Udang Bebas Cesium-137 Dilepas Serentak dari Sidoarjo dan Jakarta, RI Kembali Rebut Kepercayaan Pasar AS

×

Ekspor Udang Bebas Cesium-137 Dilepas Serentak dari Sidoarjo dan Jakarta, RI Kembali Rebut Kepercayaan Pasar AS

Share this article
20251203 090514
Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan saat pelepasan 10 kontainer ekspor udang secara serentak menuju Amerika dari Komplek Puspa Agro Taman Sidoarjo
Example 468x60

Sidoarjo – Pemerintah pusat kembali menunjukkan langkah tegas dalam menjaga kualitas produk perikanan nasional di pasar global. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor udang bersertifikat bebas Cesium-137 (Cs-137) secara serentak menuju Amerika Serikat, Rabu (03/12/2025). Agenda ini digelar bersamaan di dua titik, yaitu Komplek Puspa Agro Jemundo-Taman–Sidoarjo serta Jakarta, sebagai simbol pulihnya kepercayaan pasar internasional terhadap komoditas udang Indonesia.

Pada kegiatan tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas sedikitnya 10 kontainer udang tujuan Amerika. Sebanyak 4 kontainer diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok, sementara 6 kontainer lainnya dikirim dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Example 300x600

Trenggono menegaskan bahwa pengiriman ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memastikan keamanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan industri perikanan. “Ekspor hari ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat dari paparan bahan radioaktif berbahaya sekaligus memastikan industri udang nasional kembali pulih dan berdaya saing,” ujarnya.

Udang bersertifikat bebas Cs-137 itu akan masuk ke sejumlah pelabuhan utama di Amerika Serikat seperti Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami. Proses verifikasi radionuklida yang dilakukan KKP sebagai Certifying Entity (CE) telah sepenuhnya memenuhi standar ketat yang diterapkan U.S. Food and Drug Administration (FDA).

Sejak Import Alert #99-52 diberlakukan Amerika Serikat pada 31 Oktober lalu, KKP langsung bergerak menyesuaikan sistem dan protokol pemeriksaan. Hasilnya, hingga 3 Desember 2025 tercatat 313 kontainer udang dengan volume 5,4 ribu ton berhasil lolos sertifikasi dan dikirim ke Negeri Paman Sam dengan nilai mencapai USD 58,68 juta atau sekitar Rp 974,04 miliar.

Tidak berhenti di situ, Trenggono menyampaikan bahwa gelombang ekspor tambahan telah dijadwalkan pada 4, 5, dan 6 Desember. “Akan ada 79 kontainer lagi dengan volume 1,6 ribu ton yang siap dikirim. Hingga akhir Desember diperkirakan total ekspor mencapai 292 kontainer atau sekitar 5,07 ribu ton,” jelasnya.

Di sisi lain, Menko Pangan Zulkifli Hasan menilai keberhasilan ini sebagai hasil kolaborasi kuat lintas lembaga dalam mengatasi isu Cesium-137. “Mitigasi risiko yang dilakukan Satgas mendapat apresiasi dari FDA maupun Department of Energy Amerika. Ini penting untuk menjaga kepercayaan global terhadap produk Indonesia,” tegas Zulkifli.

Dukungan penuh juga datang dari pelaku industri. Ketua AP5I, Saut Hutagalung, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat pemerintah melalui Kemenko Pangan, KKP, BAPETEN, BRIN, hingga Gegana Polri. Ia menilai keberangkatan ekspor serentak ini mengirimkan sinyal positif bagi pembeli internasional. “Dengan mulai normalnya kembali aktivitas ekonomi hulu hingga hilir, kami para pelaku usaha berkomitmen mengikuti seluruh ketentuan demi kemajuan industri perikanan Indonesia,” ujarnya.

Menurut Saut, stabilitas ekspor sangat penting mengingat sektor udang merupakan salah satu tulang punggung devisa negara. Ia berharap sistem pengawasan dan sertifikasi yang telah berjalan optimal dapat terus dipertahankan agar kepercayaan pasar Amerika dan negara lain semakin menguat.

Pelepasan ekspor serentak di Sidoarjo dan Jakarta ini menjadi momentum kebangkitan industri udang nasional setelah sebelumnya terdampak regulasi ketat Amerika Serikat. Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga standar keamanan pangan sekaligus mendorong daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global. (rif)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)