Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PLN

Hadirkan Listrik untuk Rakyat dan Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Rencanakan Pembangunan PLTA Pumped Storage 1.000 MW di Pacitan

×

Hadirkan Listrik untuk Rakyat dan Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Rencanakan Pembangunan PLTA Pumped Storage 1.000 MW di Pacitan

Share this article
IMG 20260225 WA0011 1
Example 468x60

PACITAN, Todays.com – 24 Februari 2025 – PT PLN (Persero) memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi transisi energi bersih melalui rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pumped Storage Grindulu di Kabupaten Pacitan. Proyek strategis berkapasitas 1.000 Megawatt (MW) ini diproyeksikan menjadi PLTA Pumped Storage terbesar kedua di Indonesia.

Rencana tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi antara jajaran pimpinan PLN dan Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, yang digelar di Ruang Rapat Bupati pada Selasa (24/2). Pertemuan itu turut dihadiri tim dari Kantor Pusat PLN, PLN UPP JBTB 1 Yogyakarta, PLN ULTG Madiun, serta manajemen PLN UIP JBTB.

Example 300x600

General Manager PLN UIP JBTB, Moh. Fathol Arifin, menegaskan bahwa proyek PLTA Pumped Storage Grindulu merupakan langkah konkret PLN dalam mendukung target pemerintah menuju Net Zero Emission. Menurutnya, infrastruktur ini bukan sekadar pembangkit listrik, melainkan solusi penyimpanan energi masa depan.

“PLTA Pumped Storage Grindulu akan menjadi tulang punggung baru bagi sistem kelistrikan di wilayah Jawa Bagian Timur dan Bali. Dengan kapasitas 1.000 MW, proyek ini berperan vital dalam menjaga stabilitas pasokan listrik dari sumber energi terbarukan yang bersifat intermiten. Kami berkomitmen melaksanakan proses prakonstruksi dan pembangunan dengan standar lingkungan dan sosial yang ketat demi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Fathol.

Manager PLN UPP JBTB 1 Yogyakarta, Wahyu Kurniawan, menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian penting dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Saat ini, PLN tengah menyiapkan studi kelayakan (feasibility study) untuk lokasi pembangunan di Desa Ketro, Kecamatan Tulakan, serta Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan.

“Kami berharap proyek ini memberikan multiplier effect bagi ekonomi lokal Pacitan, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pengembangan infrastruktur pendukung,” jelasnya.

Berbeda dengan PLTA konvensional, teknologi pumped storage berfungsi sebagai sistem penyimpanan energi skala besar atau giant battery. Sistem ini menggunakan dua waduk—atas dan bawah—yang dihubungkan melalui terowongan air serta unit turbin pompa. Saat kebutuhan listrik rendah, air dipompa ke waduk atas. Ketika beban puncak terjadi, air dialirkan kembali ke bawah untuk menghasilkan listrik secara cepat dan efisien. Teknologi ini sangat efektif dalam menjaga keandalan sistem berbasis energi terbarukan seperti surya dan angin.

Bupati Indrata Nur Bayuaji menyambut baik rencana pembangunan tersebut dan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pacitan terhadap proyek energi hijau ini. Ia optimistis kehadiran PLTA Pumped Storage Grindulu akan menempatkan Pacitan sebagai pusat inovasi energi bersih di Indonesia.

“Ini adalah tantangan sekaligus peluang besar. Saya meyakini ada keuntungan jangka panjang bagi daerah karena ini merupakan teknologi baru. Kami berharap proyek ini berjalan lancar dan Pacitan dapat menjadi percontohan pengembangan energi bersih di tingkat nasional,” ungkapnya.

Pembangunan PLTA Pumped Storage Grindulu menjadi bukti sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mendukung kemandirian energi nasional. Selain meningkatkan porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional, proyek ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat sistem kelistrikan regional secara berkelanjutan.

(Redaksi:Devi)

Example 300250
Example 120x600
error: Nice Try :)