Example floating
Example floating
Politik PemerintahanDaerah

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Mayang Pertanyakan Keberadaan Pemkab Jember

1380
×

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Mayang Pertanyakan Keberadaan Pemkab Jember

Share this article
Jalan rusak di daerah mayang Kabupaten Jember
Jalan rusak di daerah mayang Kabupaten Jember

Jember – Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Mayang dan Mrawan, tepatnya di Dusun Gumuksuda, Desa/Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, terus dikeluhkan warga. Jalan yang telah rusak selama puluhan tahun ini belum mendapatkan penanganan berarti dari pemerintah, bahkan sejak era kepemimpinan Bupati Djalal.

Kerusakan jalan yang semakin parah tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Warga mengaku sudah lelah mengeluhkan kondisi tersebut tanpa ada tindak lanjut perbaikan yang konkret dari Pemkab Jember.

“Kerusakan jalan ini tak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan,” kata salah satu warga, Nita, Selasa (15/4).

Nita juga menyoroti bahaya yang dihadapi anak-anak saat pulang sekolah, terutama ketika musim hujan datang. Genangan air menutupi lubang-lubang besar di jalan sehingga sulit terlihat.

“Sering kejadian di sini anak-anak pulang sekolah naik sepeda jatuh, karena banyak lubang yang besar, ditambah kalau musim hujan tertutup air jadi tidak terlihat itu lubang atau bukan,” ungkapnya.

Ia juga menyayangkan sikap pemerintah daerah yang dinilainya lamban dalam merespons kondisi infrastruktur dasar yang begitu vital bagi masyarakat. Jalan tersebut merupakan akses utama aktivitas warga dan jalur distribusi hasil pertanian.

“Itu masih aspal pertama, mas. Lama sudah rusaknya. Di tempat lain pada diperbaiki, di sini kapan mau diperbaiki?” ucapnya.

Senada dengan itu, Ridwan, seorang pengendara motor yang rutin melintasi jalan tersebut, juga mengeluhkan kondisi jalan. “Padahal ini jalan poros, kok bisa luput dari perhatian pemerintah daerah?” katanya.

Di sisi lain, Kepala Desa Mayang, Eli Febriyanto, menyatakan bahwa pemerintah desa tidak tinggal diam. Pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan permohonan perbaikan ke dinas terkait, bahkan jalan tersebut sudah pernah ditinjau.

Baca juga  Waketum MUI Kritik Rencana Prabowo Tampung Warga Gaza: Jangan Sampai Kita Dikadalin Israel

“Dulu sempat ditinjau juga, tapi gak ada perbaikan di titik ini. Janjinya tahun ini mau diperbaiki,” singkatnya. (*)

error: Nice Try :)