Surabaya, I- Todays.com – Program Kurban Berkah Berdayakan Desa yang digelar Holding BUMN Danareksa bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan hewan kurban untuk masyarakat kurang mampu dan warga desa di Kota Surabaya pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.
Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Ngurah Wirawan mengatakan, pada tahun ini pihaknya menyerahkan sebanyak 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing yang akan didistribusikan kepada masyarakat melalui Baznas dan lingkungan sekitar kawasan industri.
“Bahwa hari ini kami dari Danareksa memberikan 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing untuk dapat dijadikan kurban dalam rangka Idul Adha 1447 Hijriah,” kata Wirawan dalam kegiatan penyerahan hewan kurban di kawasan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Surabaya, Kamis, 28 Mei 2026.
Ia menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari kontribusi sosial Holding Danareksa bersama anak perusahaan untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat atau mustahik di wilayah sekitar kawasan industri dan permukiman warga.
Menurut dia, kegiatan itu juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus upaya memperkuat kepedulian terhadap masyarakat desa dan warga kurang mampu di Kota Surabaya.
“Ini merupakan bagian dari kontribusi kami dari Holding Danareksa berikut seluruh anak usaha yang terlibat. Kami harapkan juga ini merupakan sebuah bukti partisipasi dan kontribusi kami kepada masyarakat sekitar dan juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kami,” ujarnya.
Wirawan menyebut jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan program serupa yang digelar tahun lalu di Makassar.
“Tahun lalu di Makassar 10 ekor, tahun ini lebih banyak. Mudah-mudahan tahun depan di kota kawasan industri mana pun kami berada bisa lebih banyak lagi,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan dan Inovasi Badan Amil Zakat Nasional, Syafrudin menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program kolaborasi bersama Danareksa yang telah berjalan sejak 2018.
“Kami mengucapkan selamat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Danareksa karena ini program yang sudah berjalan sejak tahun 2018,” ujarnya.
Ia menegaskan distribusi daging kurban akan diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi warga penerima manfaat.
“Kami akan mendistribusikan kepada pihak-pihak terutama mustahik, karena kita concern di isu peningkatan gizi bagi mustahik,” katanya.
Syafrudin juga memastikan seluruh proses pengelolaan dan distribusi bantuan dilakukan secara akuntabel dan sesuai ketentuan syariah.
“Baznas ini seluruh programnya diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan audit syariah dari Kementerian Agama. Insyaallah semua yang kita laksanakan akan kita kerjakan sesuai dengan ketentuan regulasi dan aturan syariah,” ujarnya.
Selain penyaluran hewan kurban, Baznas juga memperkenalkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil yang dijalankan bersama berbagai mitra, mulai dari bantuan usaha gerobak makanan hingga program ZMart bagi pelaku usaha mikro.
Menurut Syafrudin, program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi warga desa dan masyarakat kecil agar memiliki usaha yang lebih layak dan berkelanjutan.
“Kita membantu usaha-usaha UKM yang sifatnya kecil-kecil, seperti jualan ibu-ibu di beberapa daerah. Kita branding dan siapkan modalnya,” katanya.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Lussi Erniawati mengatakan distribusi daging kurban akan difokuskan kepada masyarakat di sekitar kawasan perusahaan dan wilayah kelurahan sekitar. “Distribusinya nanti insyaallah di lingkungan sekitar,” ujar Lussi.
Ia menyebut pembagian daging kurban diperkirakan mencapai sekitar 3.000 paket yang akan disalurkan melalui koordinasi dengan kelurahan setempat agar tepat sasaran.
“Kurang lebih sekitar 3.000 paket. Ada beberapa bagian sudah dibagi ke kelurahan-kelurahan,” katanya.
Melalui program “Kurban Berkah Berdayakan Desa” tersebut, Danareksa dan Baznas berharap penyaluran hewan kurban tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga membawa manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu di Surabaya dan wilayah sekitarnya.
(Redaksi)












