SURABAYA, I-Todays.com – Persebaya Surabaya mengawali putaran kedua Super League 2025/2026 dengan hasil impresif. Bertanding di Stadion Gelora Sultan Agung, Bantul, Green Force sukses menaklukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor telak 3-0, Minggu (25/1).
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persebaya setelah melakukan sejumlah perombakan skuad jelang putaran kedua. Meski bermain di kandang lawan, tim asuhan Bernardo Tavares tampil tenang dan mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Pada awal babak pertama, PSIM Yogyakarta mencoba tampil agresif dengan beberapa tembakan jarak jauh. Namun, lini pertahanan Persebaya yang dikomandoi Risto Mitrevski tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman.
Gol pembuka Green Force tercipta pada menit ke-34 melalui Gali Freitas. Berawal dari kerja sama apik di dalam kotak penalti, umpan pendek Bruno Moreira diselesaikan Gali dengan sepakan keras yang gagal diantisipasi kiper PSIM, Cahya Supriadi. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Tekanan beruntun membuat PSIM lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan.
Keunggulan Persebaya bertambah pada menit ke-73. Pemain anyar Bruno Paraiba mencatatkan gol debutnya setelah memanfaatkan umpan lambung Jefferson Silva dengan tendangan keras yang menggetarkan jala gawang PSIM.
Unggul dua gol, Persebaya semakin percaya diri. Beberapa peluang kembali tercipta lewat pergerakan aktif Francisco Rivera dan Malik Risaldi dari sisi sayap.
Gol penutup lahir pada menit ke-83. Rachmat Irianto yang masuk sebagai pemain pengganti melakukan aksi individu dari lini tengah sebelum melepaskan tembakan keras. Bola tak mampu dibendung kiper PSIM dan memastikan kemenangan 3-0 untuk tim tamu.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Thoriq Alkatiri, Persebaya tetap tampil solid dan berhasil mencatatkan clean sheet.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui timnya sempat mengalami kesulitan di babak pertama. Namun, evaluasi di ruang ganti menjadi titik balik permainan.
“Di babak pertama kami memberi terlalu banyak ruang. Setelah evaluasi, para pemain lebih disiplin dan tampil lebih baik di babak kedua,” ujarnya.
Tavares juga memberikan apresiasi terhadap debut Bruno Paraiba yang langsung mencetak gol, seraya menegaskan kemenangan ini adalah hasil kerja kolektif tim.
“Kami mencetak tiga gol, tetapi masih memiliki banyak peluang. Yang terpenting, tim terus berkembang. Saat menang, tidak semuanya sempurna,” pungkasnya.
(Redaksi)












